Bandung — Ketegangan diplomatik antara Spanyol dan Amerika Serikat (AS) mencapai puncaknya awal Maret 2026 setelah pemerintah Spanyol secara tegas menolak permintaan Washington untuk menggunakan pangkalan militer di wilayahnya dalam serangan terhadap Iran. Langkah ini memicu ancaman sanksi dagang keras dari Presiden AS Donald Trump, termasuk kemungkinan embargo penuh terhadap perdagangan kedua negara.
Pemerintah Spanyol, dipimpin oleh Perdana Menteri Pedro Sánchez, menyatakan bahwa pangkalan militer gabungan di Rota dan Morón de la Frontera hanya dapat digunakan sesuai dengan perjanjian bilateral dan aturan hukum internasional, khususnya yang diatur dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, menegaskan bahwa Madrid tidak mengizinkan fasilitas tersebut dipakai dalam operasi yang tidak memiliki dasar hukum internasional atau mandat PBB.
Sebagai konsekuensi langsung dari putusan tersebut, puluhan pesawat militer AS, termasuk tanker pengisian bahan bakar udara, dipindahkan dari pangkalan Spanyol ke pangkalan lain di Eropa setelah ditolak aksesnya untuk operasi terkait Iran.
Respons AS datang cepat dan tegas. Dalam pertemuan di Gedung Putih dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Trump mengumumkan niatnya untuk menghentikan seluruh hubungan dagang dengan Spanyol, menyebut keputusan Madrid sebagai “tidak dapat diterima” dan mengancam menerapkan embargo perdagangan penuh jika ketegangan terus berlanjut. Hal ini menandai salah satu perselisihan bilateral paling serius sejak beberapa dekade terakhir antara sekutu NATO.
Para pejabat Spanyol menanggapi ancaman tersebut dengan menekankan bahwa setiap perubahan besar dalam hubungan dagang harus mematuhi hukum internasional dan perjanjian perdagangan Uni Eropa–AS yang sudah ada. Mereka juga menekankan bahwa sikap Madrid mencerminkan komitmen terhadap penyelesaian damai atas konflik di Timur Tengah dan penolakan terhadap eskalasi militer yang berpotensi lebih luas.***
Kunjungi situs resmi kami disini
Ikuti media sosial resmi Amanah Kemanusiaan Global Instagram, Youtube, dan Threads untuk informasi terkini.
Anda juga bisa berdonasi disini