Iran Akhirnya Terima Bayaran dari Penerapan Tarif Selat Hormuz

Share this post:

Source: X/@ShaykhSulaiman

Teheran — Pemerintah Iran untuk pertama kalinya mengonfirmasi telah menerima pendapatan dari penerapan tarif terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi dunia. Kebijakan ini menjadi babak baru dalam dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah yang tengah memanas.

Seorang pejabat senior parlemen Iran, Hamidreza Haji Babaei, menyatakan bahwa pendapatan pertama dari tarif tersebut telah masuk dan disetorkan ke rekening Bank Sentral Iran. Meski demikian, tidak ada rincian resmi terkait jumlah yang diterima dari pungutan tersebut.

Langkah Iran ini muncul di tengah konflik yang lebih luas antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang sejak Februari 2026 telah berdampak besar terhadap stabilitas kawasan, termasuk terganggunya jalur pelayaran internasional.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, dengan sekitar 20% pasokan minyak global melewati kawasan ini. Kondisi tersebut menjadikan selat ini sebagai alat strategis yang dapat dimanfaatkan secara ekonomi maupun politik oleh Iran.

Sejak konflik meningkat, Iran diketahui telah membatasi akses kapal-kapal tertentu dan hanya mengizinkan pelayaran melalui jalur yang dikontrolnya. Bahkan, dalam beberapa kasus sebelumnya, kapal-kapal yang ingin melintas dilaporkan harus membayar sejumlah biaya tertentu kepada otoritas Iran.

Dengan mulai diterimanya pendapatan dari tarif ini, Iran menunjukkan bahwa kontrol terhadap Selat Hormuz tidak hanya digunakan sebagai tekanan geopolitik, tetapi juga sebagai sumber pemasukan negara di tengah tekanan ekonomi akibat perang dan sanksi internasional.***

Kunjungi situs resmi kami disini

Ikuti media sosial resmi Amanah Kemanusiaan Global InstagramYoutube, dan Threads untuk informasi terkini.

Anda juga bisa berdonasi disini

Baca juga artikel terbaru, klik disini

Share this post: