Hamas Umumkan Syahidnya Abu Ubaidah dan Muhammad Sinwar

Share this post:

Hamas secara resmi mengonfirmasi syahidnya dua tokoh kunci sayap bersenjatanya, Abu Ubaidah dan Muhammad Sinwar, melalui pernyataan Brigade Al-Qassam pada Senin, 29 Desember 2025. Pengumuman ini datang berbulan-bulan setelah Israel mengklaim membunuh mereka, menandai pengakuan langka dari kelompok tersebut di tengah konflik berkepanjangan di Gaza.​

Brigade Al-Qassam merilis video berdurasi lebih dari 20 menit yang mengonfirmasi gugurnya Abu Ubaidah, juru bicara resmi selama hampir dua dekade, serta Muhammad Sinwar, adik mantan pemimpin Hamas, Yahya Sinwar dan mantan kepala sayap militer. Pernyataan tersebut menekankan bahwa “darah para syuhada akan tetap menjadi bahan bakar perlawanan hingga pembebasan,” sambil mengumumkan pengangkatan juru bicara baru bernama sandi sama, Abu Ubaidah. Identitas asli Abu Ubaidah yang syahid adalah Hudhaifa Samir Abdullah Al-Kahlout alias Abu Ibrahim.​

Abu Ubaidah menjadi suara utama Hamas di Gaza, sering kali menyuarakan perkembangan medan perang, pelanggaran gencatan senjata, dan kesepakatan tukar tawanan pada awal 2025. Pernyataan terakhirnya muncul September lalu saat Israel melancarkan serangan baru di Kota Gaza, menghancurkan ratusan rumah dan memaksa evakuasi massal. Muhammad Sinwar syahid dalam serangan Israel ke Rumah Sakit Eropa di Khan Younis pada Mei 2025, bersama komandan Brigade Rafah, Muhammad Shabana.​

Pengumuman juga mengonfirmasi syahidnya empat pemimpin senior lainnya: Raad Saad (wakil komandan kedua, (syahid bulan ini di Kota Gaza), Abu Omar al-Souri, serta anggota Dewan Militer lainnya. Mereka bergabung dengan daftar korban Israel dalam dua tahun terakhir, termasuk Yahya Sinwar, Mohammed Deif (pendiri Brigade Qassam), dan Ismail Haniyeh yang dibunuh di Teheran.​

Konfirmasi ini menunjukkan transisi kepemimpinan Hamas meski menghadapi tekanan militer Israel, dengan penunjukan juru bicara baru untuk melanjutkan komunikasi perlawanan. Pengumuman dari Kairo ini menegaskan ketahanan gerakan, di tengah laporan korban jiwa di Gaza mencapai puluhan ribu.​***

Kunjungi situs resmi kami disini

Ikuti media sosial resmi Amanah Kemanusiaan Global InstagramYoutube, dan Threads untuk informasi terkini.

Anda juga bisa berdonasi disini

Baca juga artikel terbaru, klik disini

Share this post: