Universitas Islam Gaza Kembali Gelar Kelas Tatap Muka Setelah Dua Tahun Genosida

Share this post:

Bandung – Universitas Islam Gaza kembali menggelar pembelajaran tatap muka untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir, menandai momen bersejarah dalam upaya memulihkan sistem pendidikan di wilayah yang terguncang perang. Kegiatan perkuliahan luring perdana berlangsung di fasilitas kampus meski banyak bangunan mengalami kerusakan akibat serangan, dengan ratusan mahasiswa memenuhi ruang kelas sebagai simbol ketahanan warga Palestina untuk bangkit kembali menjalani kehidupan normal, terutama dalam bidang pendidikan.​

Pernyataan resmi dari pimpinan universitas menegaskan bahwa kembalinya kelas tatap muka dilakukan secara bertahap dan dengan koordinasi intens dengan kementerian terkait. Mahasiswa dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan menjadi kelompok pertama yang kembali mengikuti kelas secara langsung, menyoroti pentingnya praktik lapangan dan interaksi langsung dalam program studi tersebut.

Sisi logistik menjadi fokus utama: ruang kelas yang aman dipertahankan, pengaturan rotasi jadwal diterapkan, serta upaya pemulihan infrastruktur yang rusak berat tetap berjalan meski tantangan kelistrikan, air, dan akses teknologi belum sepenuhnya pulih.​

Dampak pandemik konflik terhadap pendidikan Gaza tetap terasa. Selama dua tahun terakhir, universitas mengandalkan pembelajaran jarak jauh untuk menjaga kontinuitas belajar, namun kualitas pembelajaran dan kemajuan akademik banyak terpengaruh.

Pembelajaran tatap muka diharapkan dapat memulihkan ritme akademik, memperbaiki interaksi sosial antar mahasiswa, dan meningkatkan keterlibatan dosen dalam proses pengajaran secara langsung. Kembalinya aktivitas kampus juga menjadi sinyal ketahanan komunitas akademik Gaza dalam menghadapi kesulitan struktural yang berkelanjutan.​​

Kebangkitan pendidikan di Gaza bukan hanya soal mengembalikan aktivitas kelas, tetapi juga simbol ketahanan masyarakat yang terus berupaya mempertahankan hak atas pendidikan meski berada dalam situasi krisis berkepanjangan. Universitas Islam Gaza berharap prestasi akademik para mahasiswanya dapat kembali meningkat seiring pulihnya fasilitas dan jaringan pendukung, sehingga lulusan-lulusan kampus tersebut siap berkontribusi pada rekonstruksi dan kemajuan wilayah yang sangat membutuhkan harapan baru.***

Kunjungi situs resmi kami disini

Ikuti media sosial resmi Amanah Kemanusiaan Global InstagramYoutube, dan Threads untuk informasi terkini.

Anda juga bisa berdonasi disini

Baca juga artikel terbaru, klik disini

Share this post: