Pembalap Formula 1 legendaris, Lewis Hamilton memanfaatkan libur musim dingin untuk mengunjungi Yordania, menegaskan komitmennya terhadap krisis kemanusiaan di Gaza. Kunjungan ini digambarkannya sebagai “pengalaman mengubah hidup”, dilakukan pada awal Januari 2026 di tengah libur F1 pasca-musim debutnya bersama Ferrari. Hamilton bertemu tim British Red Cross, Jordan Red Crescent, dan Palestine Red Crescent Societies di rumah sakit serta fasilitas pengemasan bantuan.
Selama kunjungan, juara dunia tujuh kali itu menyaksikan proses pengemasan kit higiene dan perawatan medis untuk korban Gaza. Ia memuji ketangguhan keluarga Palestina yang bertahan di tengah tragedi, serta dedikasi dokter dan relawan yang bekerja tanpa lelah.
“Saya melihat semangat luar biasa dari keluarga, dokter, dan tim Bulan Sabit Merah,” tulis Hamilton di Instagram, menyerukan agar bantuan tidak terbatas. Ia menekankan bahwa aliran bantuan saat ini masih sangat sedikit dan tidak cukup memenuhi kebutuhan mendesak di Gaza.
Kunjungan ini memperkuat advokasi Hamilton yang konsisten sejak lama terhadap isu sosial, termasuk Palestina. Meski menghadapi tekanan sebagai pembalap Ferrari, ia menolak diam.
“Jangan berhenti bicara tentang ini. Gunakan suara dan donasi Anda,” serunya kepada jutaan pengikutnya. Hamilton mendorong akses bebas bagi organisasi kemanusiaan, menyoroti peran individu dalam mengatasi keputusasaan.***
Kunjungi situs resmi kami disini
Ikuti media sosial resmi Amanah Kemanusiaan Global Instagram, Youtube, dan Threads untuk informasi terkini.
Anda juga bisa berdonasi disini