Bandung – Saif al-Islam Gaddafi, putra kedua dari mantan pemimpin Libya, Muammar Gaddafi, tewas ditembak oleh kelompok bersenjata di kediamannya di Kota Zintan pada Selasa (3/2/2026). Kematian pria berusia 53 tahun ini dikonfirmasi oleh pengacaranya, Khaled Al Zaidi, dan penasihatnya Abdullah Osman, serta memicu penyelidikan dari Kejaksaan Agung Libya.
Saif al-Islam lahir pada 25 Juni 1972 dan sempat dianggap sebagai pewaris takhta ayahnya. Ia memainkan peran kunci dalam normalisasi hubungan Libya dengan Barat pada tahun 2000-an, termasuk negosiasi penghentian program senjata nuklir yang mengakhiri sanksi internasional. Pendidikannya di London School of Economics menjadikannya wajah reformis rezim Gaddafi.
Pada revolusi Libya 2011, Saif dituduh terlibat represi terhadap demonstran, sehingga Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan atas kejahatan kemanusiaan. Ia ditangkap pada November 2011 di dekat Sabha dan ditahan oleh milisi Zintan hingga dibebaskan pada 2017 atas permintaan DPR Libya. Sejak itu, ia tinggal di Zintan atau sekitarnya, dibawah perlindungan milisi setempat, sambil mengusulkan solusi politik seperti pemilu transparan pada 2022.
Tewasnya Saif al-Islam dikabarkan terjadi setelah empat pria tak dikenal menyerbu rumah Saif di Zintan sekitar pukul 14.00 waktu setempat, memicu baku tembak dengan pengawalnya; kamera pengawas sengaja dimatikan sebelumnya. Pengacara Prancisnya, Marcel Ceccaldi, menyebut hal tersebut adalah pembunuhan terencana di siang bolong. Versi lain dari media lokal menyebut stroke akibat kepanikan selama upaya penangkapan, sementara saudarinya mengklaim kematian dekat perbatasan Aljazair.
Kejaksaan Agung Libya segera membuka investigasi atas kasus ini. Kematian Saif menambah ketidakstabilan Libya yang masih terpecah pasca-Khadafi, di tengah rivalitas milisi dan pemerintah saingan. Bagi banyak pengamat, peristiwa ini mengakhiri era potensi kembalinya dinasti Khadafi ke ranah politik Libya.***
Kunjungi situs resmi kami disini
Ikuti media sosial resmi Amanah Kemanusiaan Global Instagram, Youtube, dan Threads untuk informasi terkini.
Anda juga bisa berdonasi disini